Click here for Myspace Layouts

Senin, 08 April 2013


A. Permasalahan Pendidikan
Permasalahan pendidikan adalah segala sesuatu hal yang merupakan masalah dalam pelaksanaan kegiatan pendidikan. Pada dasarnya setiap kegiatan yang dilakukan akan  menimbulkan dua macam dampak yang saling bertentangan. Kedua dampak itu adalah dampak positif dan dampak negative.
Jenis permasalahan
a. Mutu dan Relevansi pendidikan
Rendahnya mutu dan relevansi pendidikan dipengaruhi oleh beberapa faktor-faktor yang terpenting yang mempengaruhi adalah mutu proses pembelajaran yang belum mampu mencitptakan proses pembelajaran yang berkualitas. Rendahnya  mutu dan relevansi pendidikan juga disebabkan oleh rendahnya kualitas tenaga pengajar.
b. Pemerataan/ akses pendidikan
Pelaksanaan pendidikan yang merata adalah program pendidikan yang dapat menyediakan kesempatan yang seluas-luasnya bagi seluruh warga Negara Indonesia untuk dapat memperoleh pendidikan. Permasalahn pemerataan dapat terjadi karena kurang terorganisirnya koordinasi antar pemerintah pusat dengan pemerintah daerah , bahkan hingga daerah terpencil pun. Hal ini menyebabkan terputusnya komunikasi antar pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Permasalahan pemerataan pendidikan dapat ditanggulangi dengan menyediakan fasilitas dan sarana belajar bagi setiap lapisan masyarakat yang wajib mendapatkan pendidikan.  
c.  Manajemen
Manajemen adalah pengendalian dan pemanfaatan dari pada semua faktor dan sumber daya. Yang diperlukan untuk mencapai atau menyelesaikan suatu prapta atau tujuan kerja yang tertentu.
Faktor yang mempengaruhi permasalahan pendidikan
Permasalahan pendidikan berkaitan dengan beberapa factor yang menyebabkan Terjadinya masalah. Adapun faktor yang mempengaruhi permasalahan pendidikan adalah sebagai berikut :



a)      IPTEK
Penemuan teknologi baru didalam dunia pendidikan, menuntut Indonesia melakukkan reformasi dalam bidang pendidikan. Hal ini sangat menuntut keesiapan SDM Indonesia untuk menjalankannya.
b)      Laju pertumbuhan penduduk
Pertumbuhan penduduk akan berdampak pada jumlah peserta didik. Semakin besar jumlah pertumbuhan penduduk, maka semakin banyak dibutuhkan sekolah untuk menampungnya.
c)      Permasalahan pembelajaran
Pelaksanaan kegiatan belajar adalah sesuatu yang sangat penting.  Dalam kegiata belajar formal ada dua subjek yang berinteraksi, yaitu pengajar (guru/dosen) dan peserta didik (murid/siswa, dan Mwahasiswa)

B Landasan Pendidikan
Pendidikan dipandang sebagai keseluruhan gagasan terpadu yang mengatur usaha-usaha sadar untuk membina seseorang mencapai harkat kemanusiaannya secara utuh. pendidikan merupakan pilar utama terhadap perkembangan manusia dan masyarakat bangsa tertentu. Beberapa landasan pendidikan adalah sebagai berikut :
1. Landasan Filosofis
Landasan filosofis merupakan landasan yang berkaitan dengan makna dan hakekat pendidikan, yang berusaha menelaah masalah pokok; apakah pendidikan itu, mengapa pendidikan diperlukan, apa yang seharusnya menjadi tujuan pendidikan.
2. Landasan sosiologis
Secara sosiologis pendidikan merupakan suatu proses interaksi antara dua individu, bahkan dua generasi, yang memungkinkan generasi muda mengembangkan diri. Lembaga pendidikan dengan kegiatannya yang sistematis sengaja dibentuk oleh masyarakat
3. Landasan Kultural
Kebudayaan dan pendidikan mempunyai hubungan timbal balik, sebab kebudayaan diwariskan dan dikembangkan dengan jalan pendidikan. Sebaliknya bentuk, ciri-ciri dan pelaksanaan pendidikan ditentukan oleh kebudayaan masyarakat di mana proses pendidikan itu berlangsung
4. Landasan psikologis
Pemahaman peserta didik, utamanya yang berkaitan dengan aspek kejiwaan, merupakan salah satu kunci keberhasilan pendidikan. Pemahaman terhadap perkembangan kepribadian akan sangat bermanfaat untuk pendidikan, utamanya dalam membantu setiap peserta didik mengembangkan/mematangkan intelektualnya, spiritualnya dan emosiaonalnya.
5. Landasan Ilmiah dan Teknologis
Pendidikan serta IPTEK mempunyai kaitan yang sangat erat, sebab pendidikan sangat berperan dalam pewarisan dan pengembangan IPTEK. Perkembangan IPTEK dan masyarakat harus diakomodir dan direspon positif oleh lembaga pendidikan
Asas Pendidikan
Asas pendidikan merupakan sesuatu kebenaran yang menjadi dasar atau tumpuan berpikir, baik pada tahap perancangan maupun pelaksanaan pendidikan. Khusus di Indonesia, terdapat beberapa asas pendidikan yang memberi arah dalam merancang dan melaksanakan pendidikan itu. Asas tersebut adalah :
Asas Tut Wuri Handayani
Asas Belajar sepanjang hayat
Asas kemandirian dalam belajar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar